Firasat Gempa Bumi dan Artinya

Gempa bumi merupakan musibah alam yang telah banyak terjadi. Lalu apa maknanya? berikut adalah firasat atau pertanda terjadinya gempa bumi berdasarkan kejadian pada bulan Islam (Hijriyah).

Jika ada gempa bumi pada bulan Muharram, maka alamat akan banyak orang prihatin. Jika malam, alamat bahan makanan mahal dan banyak timbul huru hara.

Jika ada gempa bumi pada bufan Shafar waktu siang hari, maka alamat banyak penduduk desa pindah dan banyak timbul penyakit. Jika pada malam hari, maka alamat banyak orang selamat pada tahun itu.

ika ada gempa bumi pada hulan Rabi’ul awal waktu siang hari, maka alamat banyak orang yang, mendapatkan derajat/pangkat namun akan timbul juga banyak penyakit. Jika waktu malam hari, maka alamat banyak hujan, angin dan ombak.

Jika ada gempa bumi pada bulan Rabi’ul akhir waktu siang hari, maka alamat banyak manusia dan hewan mati. Jika pada malam hari, maka alamat baik, banyak hujan, murah sandang pangan dan tanaman-tanaman bagus, selamat dari segala penyakit.

Jika ada gempa bumi pada bulan Jumadil awal waktu siang hari, maka alamat banyak musuh. Jika waktu malam hari, maka alamat baik.

Jika ada gempa bumi pada Bulan Jumadil akhir, maka alamat musim kemaraunya panjang dan banyak kerbau dan sapi kurus pada tahun ini. Jika waktu malam, alamat banyak penyakit dan paceklik.

Jika ada gempa bumi pada buian Rajab waktu siang hari, maka alamat banyak penyakit pada tahun itu. Jika waktu malam, alamat akan timbul peperangan besar dalam negeri itu

Jika ada gempa bumi pada bulan Sya’ban waktu siang hari, maka alamat banyak orang yang meninggal dan segala kebutuhan mahal.

Jika ada gempa bumi pada bulan Ramadhan waktu siang hari maka alamat banyak orang bertengkar, jika waktu malam hari, alamat banyak orang berpindah.

Jika ada gempa bumi pada bulan Syawal waktu siang hari, maka alamat banyak penyakit dan kerusakan-kerusakan. Jika malam hari alamat akan timbul peperangan besar darn banyak orang berselisihan.

Jika ada gempa bumi pada bulan Dzul Qa’dah waktu siang hari, maka alamat banyak orang desa sama berebutan, jika malam hari maka alamat banyak orang pindah.

Jika ada gempa bumi pada bulan Dzulhijjah waktu siang hari, maka alamat banyak orang marah dan paceklik pada tahun itu, serta di sana sini terjadi permusuhan. Jika malam hari, alamat banyak terjadi desa rusak dan banyak hujan, padi murah harganya, banyak orang berbuat kebaikan.

Mendirikan Rumah

Orang tua kita dijaman dahulu sering menggunakan perhitungan tertentu untuk berbagai hal seperti menikah, pindah rumah, mendirikan rumah dan lain sebagainya. Berikut ini adalah petunjuk yang mungkin bisa dijadikan acuan kapan sebaiknya anda mendirikan rumah. Adapun petunjuk yang digunakan adalah berdasarkan kalender pada bulan Islam.

1. Pada bulan Muharram kurang baik untuk mendirikan rumah sebab pada saat itu bila digunakan untuk mendirikan rumah, akan timbul semacamhuru-hara bagi pemilik rumah tersebut.

2. Pada bulan Safar sangat cocok untuk membangun/mendirikan rumah, dan yang mempunyai rumah itu lnsya Allah mendapat rizki yang banyak.

3. Bulan Rabi’ul Awal kurang baik untuk mendirikan rumah, sebab yang mempunyai rumah mengalami kesulitan dan sulit pula mendapat rizki bahkan salah seorang keluarga dekatnya ada potensi bisa terkena musibah.

4. Pada bulan Rabi’ul Akhir sangat baik untuk mendirikan rumah. Sebab mendirikan rumah pada saat itu yang mempunyai rumah sangat bahagia dan selalu bergembira, lnsya Allah.

5. Pada bulan Jumadil Awal sangat baik untuk mendirikan rumah sebab yang mempunyai rumah memperoleh rizki yang banyak.

6. Pada bulan Jumadil Akhir sangat tidak baik untuk mendirikan rumah karena sering terjadi perkelahian dan pertengkaran mulut.

7. Pada bulan Rajab sangat tidak balk karena terlalu sering kehilangan.

8. Pada bulan Sya’ban sangat cocok untuk mendirikan rumah karena yang mempunyai rumah selalu mendapat rizki, emas dan perak dan diberkahi Allah Ta’ala.

9 Pada bulan Ramadhan sangat bagus untuk mendirikan rumah karena yang mempunyai rumah banyak memperoleh rizki, uang, harta dan emas serta perak.

10. Mendirikan rumah pada bulan Syawal itu kurang baik, sebab dapat mengalami kebakaran.

11. Pada bulan Dzul Qa’dah bagus untuk mendirikan rumah karena mendapat harta banyak dan dapat diwariskan kepada anak-cucunya.

12. Pada bulan Dzul hijjah bagus untuk mendirikan rumah karena pertanda akan memperoleh harta.

Baca lebih lanjut

Hemat Kuota

CARA MENGHEMAT KUOTA PAKET DATA INTERNET

Ada beberapa cara yang saya gunakan untuk menghemat kuota internet, Anda bisa mencoba untuk menerapkan beberapa tips ini agar kuota Anda bisa hemat dan tidak cepat habis.

Setel Batas Data Seluler untuk Membatasi Penggunaan Data

Ini sangat penting dilakukan, kebanyakan orang termasuk saya sering tidak sadar jika kita telah menggunakan internet secara berlebihan. Dengan mengatur untuk membatasi penggunaan data, ponsel akan menonaktifkan data seluler saat mencapai batas yang Anda setel.

Batasi Data Latar Belakang

batasi data latar belakang
Android memiliki fitur untuk membatasi pemakaian di latar belakang (background) oleh aplikasi, yakni Restrict Background Data yang terletak dalam menu Setelan > Penggunaan data. Jika Anda mengaktifkan fitur ini, beberapa aplikasi dan layanan tidak akan bekerja kecuali Anda tersambung ke Wi-fi.

Aktifkan fitur Penghemat Data untuk Browsing

Opsi penghemat data chrome
Jika kamu menggunakan browser chrome, kamu bisa menghemat kuota paket data dengan mengaktifkan fitur ini melalui menu setelan chrome. Fitur ini akan mengompres data kamu hingga 50% untuk mengurangi pemakaian data di HP Android kamu.

Nonaktifkan Sinkronisasi Data Otomatis

mematikan sinkronisasi data secara otomatis
Tidak semua layanan dipakai oleh pengguna, maka dari itu, opsi sinkronisasi untuk layanan yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan saja. Memang, aktivitas sinkronisasi ini tak memakan terlalu banyak data. Namun, mematikan sync layanan yang tidak dipakai bisa membantu menghemat pemakaian kuota secara keseluruhan.

Mengatur Perbarui Aplikasi Secara Otomatis hanya melalui Wi-fi

menonaktifkan update otomatis aplikasi android
Aplikasi yang kita download melalui Google Play Store, akan meng-update secara otomatis semua aplikasi yang terinstal di hp Anda. Update ini juga akan memakan kuota yang sangat besar, hal ini tentu saja akan membuat boros kuota. Karena itu, kamu bisa aktifkan opsi Wi-fi only. Aplikasi akan meng-update datanya hanya pada saat HP kamu terkoneksi dengan WiFi.

Matikan Data Seluler saat Ponsel tidak digunakan

Setiap ponsel terhubung dengan internet, akan menghabiskan kuota sekitar 10% sampau 20%. Maka dari itu agar kuota hemat dan tidak cepat habis, kita matikan saja data seluler saat ponsel tidak digunakan, jika perlu matikan saja, contohnya saat kita akan tidur atau saat perjalanan yang jauh.
Dengan menerapkan beberapa tips diatas, semoga bisa membantu Anda agar kuota data seluler Anda tidak cepat habis atau boros.

 

Nabi Ajari Keluar dari Beban Hutang?

Terhina oleh Hutang

 

Islam sendiri ada cara-cara berhutang yang betul. Apa yang penting, berhutang ikut kemampuan kita dan bukan berhutang mengikuti apa kata orang mau.

Apabila kita berhutang di luar kemampuan, itulah yang selalu menyebabkan kita terperangkap dengan hutang hutang berkepanjangan.

Berikut adalah doa yang Nabi Muhammad saw ajar kepada kita yang baik untuk diamalkan pagi dan petang untuk mengatasi masalah bebanan hutang.

“Ya Allah aku berlindung dari kesusahan dan kedukaan, dari lemah kemauan dan rasa malas, dari sifat pengecut dan bakhil, dari belenggu hutang dan tekanan manusia.”

Apa yang kita maklum, berdoa sahaja tidak akan menyelesaikan masalah. Duit tidak datang dengan sendirinya selepas kita mengaminkan sesuatu doa. Namun doa yang Nabi saw ajar ini mengandungi pengajaran yang penting.

Yaitu 4 langkah yang perlu kita buat apabila mau keluar dari beban hutang.

1. Hilangkan perasaan susah dan sedih

Mula-mula perlu buang perasaan negatif ini. Kerana mereka yang mempunyai belenggu hutang yang besar secara automatik mempunyai perasaan gundah gulana sebegini besar, ada di mana mana hutangnya . Iyalah, hutang sudah mengelilingi pinggang. Justeru itu , kita akan akui bahwa kita ada  hutang.

Ya, kita akui. Bukan berada dalam penafian . Jangan hindari tapi hadapi situasi tersebut. Ini adalah langkah pertama yang paling penting, akui kesalahan masalah keuangan kita dan tentunya hidup mesti terus berjalan.

2. Tanam sifat rajin

Setelah berlaku jujur dengan diri sendiri maka langkah seterusnya adalah menjadi orang rajin. Orang yang berjaya semuanya orang yang rajin.  Harus rajin bekerja, buat bisnis dan cari pendapatan tambahan. Tiada alasan, itu harus diikhtiarkan.

3. Menjadi berani dan banyak bersedekah

Ada banyak keadaan memerlukan kita jadi berani. Jika perusahaan tempat anda bekerja  memberikan gaji yang tak cukup untuk kebutuhan anda , kita mesti berani berhenti kerja dan mencari kerja di tempat lain. Atau bila bisnis pertama gagal, berani untuk tutup kedai dan berani memulai  bisnis yang lain.

Yang paling penting, mesti berani menjual. Namun kebanyakan kita tidak berani menjual sedangkan Allah swt telah menghalalkan bisnis.

Dan pada masa yang sama, banyaklah beri sedekah, bantu orang lain walaupun kita masih lagi belum keluar dari belenggu hutang sepenuhnya. Ya, jangan jadi bakhil. Jadilah orang yang pemurah untuk keluar dari belenggu hutang.

Give first, earn later.

4. Bayar hutang dengan sistematik

Apabila kita telah membuat 3 langkah yang awal, maka tibalah masa untuk kita menyusun semula hutang-hutang dengan baik supaya kita dapat menyelesaikannya dengan lebih cepat.

3 langkah sebelum ini menjadikan kita orang yang ada pendapatan lebih.

Namun jika duit lebih itu tidak dimanfaatkan untuk membayar hutang dengan sistematik maka kita tidak dapat keluar dari belenggu hutang ini dengan cepat.

Maka sebab itulah kita perlu berjumpa dengan pihak yang ada hutang dan membuat jadwal penstrukturan hutang yang sesuai. Ketika waktu beginilah kita menghadapi tekanan manusia lain yang datang menuntut hutang dengan pelbagai cara dan tekanan. Ya, hadapi mereka dengan berbincang secara baik. Pasti akan ada jalan keluarnya.

Usaha + Doa (Tawakal) = Bebas Hutang

Maka inilah fungsi doa dalam kehidupan. Setelah kita berusaha dengan cara yang betul, Allah akan membantu dengan caraNya  yang lain atau dengan maksud yang lain, bertawakallah bersama dengan kita berusaha.

– Suzardi Maulan-Pakdinet-

Website URL saya : http://buku.bebashutang.org/?id=kitapalangit

Email : kitapasabdolangit@gmail.com,

harga 150.000

WA 081539938989

 

 

10 Manfaat & Dampak Puasa Pada Tubuh Secara Ilmiah

Bulan ramadhan sebentar lagi tiba, artinya kesempatan umat muslim untuk menjalankan kewajiban berpuasa dan mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya juga terbuka.

Dengan niat yang kuat dan ikhlas, ibadah puasa dapat kita jalani dengan maksimal sekaligus memberikan manfaat yang maksimal pula bagi diri kita. Selain menjadi ladang pahala bagi umat muslim, berpuasa juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia itu sendiri.

Karena itu, agar makin termotivasi dalam menjalani puasa Ramadhan, kita juga perlu tahu apa saja manfaat berpuasa dari segi ilmiah. Manfaat berpuasa ini telah banyak dibahas diberbagai artikel, maka kami menghimpunnya dan memilah yang terbaik dan mudah dipahami.

Baca lebih lanjut

Kakek Tua Dari Kentucky

Ada laki-laki tua, seorang Muslim Amerika yang tinggal di sebuah tanah pertanian di pegunungan sebelah Timur Kentucky,dia tinggal besama seorang cucu laki-lakinya yang masih muda..

Setiap pagi-pagi sekali,Sang Kakek duduk di meja dapur sambil membaca Al Qur’an,cucu lelakinya sangat ingin menjadi seperti Kakeknya dan mencoba meniru segala yang dilakukannya..

Baca lebih lanjut

SubhanallaaH atau Masya AllaaH?

Ungkapan dzikir atau kalimah thayyibah “Subhanallah” sering tertukar dengan ungkapan “Masya Allah”. Ucapkan “Masya Allah” kalau kita merasa kagum. Ucapkan “Subhanallah” jika melihat keburukan.

Selama ini kaum Muslim sering “salah kaprah” dalam mengucapkan Subhanallah (Mahasuci Allah), tertukar dengan ungkapan Masya Allah (Itu terjadi atas kehendak Allah). Kalau kita takjub, kagum, atau mendengar hal baik dan melihat hal indah, biasanya kita mengatakan Subhanallah. Padahal, seharusnya kita mengucapkan Masya Allah yang bermakna “Hal itu terjadi atas kehendak Allah”.

Ungkapan Subhanallah tepatnya digunakan untuk mengungkapkan “ketidaksetujuan atas sesuatu”. Misalnya, begitu mendengar ada keburukan, kejahatan, atau kemaksiatan, kita katakan Subhanallah (Mahasuci Allah dari keburukan demikian).

 

Ucapan Masya Allah

Masya Allah artinya “Allah telah berkehendak akan hal itu”. Ungkapan kekaguman kepada Allah dan ciptaan-Nya yang indah lagi baik. Menyatakan “semua itu terjadi atas kehendak Allah”.

Masya Allah diucapkan bila seseorang melihat hal yang baik dan indah. Ekspresi penghargaan sekaligus pengingat bahwa semua itu bisa terjadi hanya karena kehendak-Nya.

“Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu, ‘Maasya Allah laa quwwata illa billah‘ (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan?” (QS. Al-Kahfi: 39).

Ucapan Subhanallah

Saat mendengar atau melihat hal buruk/jelek, ucapkan Subhanallah sebagai penegasan: “Allah Mahasuci dari keburukan tersebut”.

Dari Abu Hurairah, ia berkata: “Suatu hari aku berjunub dan aku melihat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam berjalan bersama para sahabat, lalu aku menjauhi mereka dan pulang untuk mandi junub. Setelah itu aku datang menemui Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda: ‘Wahai Abu Hurairah, mengapakah engkau malah pergi ketika kami muncul?’ Aku menjawab: ‘Wahai Rasulullah, aku kotor (dalam keadaan junub) dan aku tidak nyaman untuk bertemu kalian dalam keadaan junub. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Subhanallah, sesungguhnya mukmin tidak najis.” (HR. Tirmizi)

“Sesungguhnya mukmin tidak najis” maksudnya, keadaan junub jangan menjadi halangan untuk bertemu sesama Muslim. Dalam Al-Quran, ungkapan Subhanallah digunakan dalam menyucikan Allah dari hal yang tak pantas (hal buruk), misalnya: “Mahasuci Allah dari mempunyai anak, dari apa yang mereka sifatkan, mereka persekutukan”, juga digunakan untuk mengungkapkan keberlepasan diri dari hal menjijikkan semacam syirik.” (QS. 40-41).

Jadi, kesimpulannya, ungkapan Subhanallah dianjurkan setiap kali seseorang melihat sesuatu yang tidak baik, bukan yang baik-baik atau keindahan. Dengan ucapan itu, kita menegaskan bahwa Allah Subahanahu wa Ta’ala Maha Suci dari semua keburukan tersebut.

Masya Allah diucapkan bila seseorang melihat yang indah, indah karena keindahan atas kuasa dan kehendak Allah Ta’ala. Lalu, apakah kita berdosa karena mengucapkan Subhanallah, padahal seharusnya Masya Allah dan sebaliknya? Insyaa Allah tidak. Allah Maha Mengerti maksud perkataan hamba-Nya. Hanya saja, setelah tahu, mari kita ungkapkan dengan tepat antara Subhanallah dan Masya Allah. Wallahu a’lam bish-shawabiSubhanaallaah dan Masya AllaaH