Sejumlah Tokoh Deklarasikan Gerakan Kedaulatan Ekonomi Umat


By Republika Newsroom
Kamis, 17 Desember 2009 pukul 12:38:00 <!–

Iklan 468x60

–>

JAKARTA–Bersamaan dengan tahun baru 1 Muharram 1431 H, sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang mendeklarasikan sebuah gerakan yang bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi umat Islam di Indonesia. Gerakan tersebut adalah Syabakah Konsumen Produsen Pengusaha Muslim Indonesia disingkat SKPPMI.

Deklarasi berlangsung di Masjid Agung Al Azhar Jakarta. Kamis (17/12) malam. Sejumlah tokoh yang tergabung dalam organisasi baru ini di antaranya KH A Cholil Ridwan, Ir Muhaimin Iqbal, Dr Riawan Amin, Dr Drajat Wibowo, Prof Dr Amin Aziz, KH Didin Hafiduddin, KH A Rasyid Abdullah Syafi’i, KH Syuhada Bahri, Dr Lutfi Fathullah, Dr Adian Husaini, Dr Lutfi Hakim, Dr Setiawan Budi Utomo, Dr Aries Muftie, Ir M Syakir Sula, Ir Marwan Batubara, Dr Syamsul Balda, dan H Rianto Sofyan. Para tokoh tersebut selama ini dikenal sebagai sosok yang gigih memperjuangkan ekonomi syariah serta kemandirian ekonomi nasional Indonesia.

SKPPMI bertujuan, pertama, mewujudkan masyarakat Islam di Indonesia sebagaimana masyarakat di masa Rasulullah dan para sahabatnya, dengan meningkatkan solidaritas, sesama muslim (tadhamun), persaudaraan (ta’akhy), kerjasama (tansiqi), dan tolong menolong sepenanggungan (ta’awun-takaful). Kedua, menghimpun dan mensinergikan berbagai potensi produsen, konsumen, dan pengusaha muslim untuk mencapai kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran bersama.

Dalam pandangan SKPPMI, potensi besar umat Islam saat ini masih terserak sehingga sulit untuk mewujudkan kesejahteraan dan kedaulatan ekonomi. Untuk hal yang sederhana, misalnya jaminan mendapatkan barang dan jasa yang halal dan baik (halalan thayiban), kaum muslim masih menemui kesulitan. Di sisi lain para produsen tidak yakin bahwa produk-produk halalan thayiban memiliki pasar yang pasti dan secara bisnis menguntungkan. Sementara para pengusaha muslim sulit untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya karena kendala permodalan dan fakta bahwa sumber-sumber pendanaan yang saat ini ada masih terkontaminasi sistem keuangan ribawi.

SKPPMI akan berhidmat melakukan pembinaan terhadap kalangan umat, sehingga masyarakat muslim Indonesia akan menjadi konsumen yang fanatik terhadap produk barang dan jasa yang halal dan baik. Mereka akan menjadi pasar potensial yang besar, sehingga para produsen tidak perlu khawatir untuk memproduksi barang dan jasa yang halal dan thayib. SKPPMI juga akan mengupayakan pembinaan pengusaha dan entrepreneur muslim, serta mengembangkan akses kepada modal, jaringan, dan sumber dana. Dengan demikian akan terwujud komunitas ekonomi umat yang berdaulat, adil, dan sejahtera.

Kepengurusan SKPPMI periode pertama 2009-2014, dipimpin KH A Cholil Ridwan sebagai Ketua Umum, didampingi dua wakil ketua umum, yaitu Ir Muhaimin Iqbal dan Dr Syamsul Balda, Sekretaris Jenderal Fathul Hidayat, dan Bendahara Umum Dr Riad Chairil. Kepengurusan dilengkapi dengan 10 bidang, di antaranya kerjasama kemitraan, pengembangan usaha, pembiayaan dan lembaga keuangan, dakwah dan kajian muamalah, dan kerjasama luar negeri. Hadi Mustofa

One thought on “Sejumlah Tokoh Deklarasikan Gerakan Kedaulatan Ekonomi Umat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s