Kemala, ‘Demi Allah aku Jadi Teroris’


By Republika Newsroom
Kamis, 17 Desember 2009 pukul 21:48:00

Novel 'Demi Allah aku Jadi Teroris' Diluncurkan

JAKARTA–

Kemala, Seorang mahasiswi kedokteran yang cantik dan lugu tapi cerdas, mencari jati diri,  mencari Allah, namun di tengah perjalanan…,

Novel ‘Demi Allah aku jadi Teroris’ merupakan sebuah novel fiksi yang berisi cerita Kemala yang tersesat oleh ajaran yang menyesatkan. Hingga akhirnya Kemala mencapai sebuah titik, dimana ia percaya bahwa apapun yang dilakukannya, bahkan tindakan kriminal sekalipun, dilakukannya demi keyakinannya. Kemala kemudian diperhadapkan dengan Prakasa, seorang agen anti teroris berhati dingin. Yang dalam penyamarannya mendapati bahwa kebekuan hatinya dapat mencair, hingga nyawa mereka menjadi taruhan.Novel karya Damien Dematra ini lahir dari gagasan tentang kepedulian pada perdamaian di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya.

Novel fiksi yang merupakan karya ke-42 Damien ini tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun atau agama apapun. Karena walaupun merupakan potongan dari berbagai kisah kehidupan nyata, cerita ini tetap dirangkai dalam sebuah tatanan fiksi yang bertujuan mengetuk pintu kesadaran masyarakat. Bahwa kita semua tanpa kecuali dapat tergelincir dalam sebuah persepsi yang membahayakan. Bukan saja membahayakan diri sendiri, namun juga orang lain.

Kisah ini juga bertujuan mengedepankan nilai-nilai indah dan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat. Yaitu kerukunan dan perdamaian bagi seluruh umat manusia serat menjunjung harkat dan martabat manusia. Bahwa tidak ada pembenaran atas pembunuhan masal, apalagi yang mengatasnamakan Tuhan atau landasan keyakinan apapun.

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Syafi’i Ma’arif mengungkapkan bahwa pesan moral yang hendak disampaikan adalah agar Tuhan tidak dibajak untuk membenarkan tindakan keji dan biadab. Agama, dalam hal ini Islam adalah agama perdamaian dan kemanusiaan.

Sementara Nasir Abas, mantan pimpinan Jamaah Islamiyah pada peluncuran novel ini di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis malam (17/12), mengatakan bahwa novel ini menarik untuk kalangan remaja yang sedang mencari jatidiri Islami. Ini menurutnya juga kisah yang menjadi pelajaran dalam menghindari kesesatan paham yang hanya didasari oleh semangat dan amarah yang tidak terkendali.

Dengan demikian, menurut Nasir Abas, kesadaran yang muncul dari diri sendiri dan kecintaan yang murni dari lubuk hati yang dalam terhadap Islam, membawa perubahan yang positif. osa/kpo

2 thoughts on “Kemala, ‘Demi Allah aku Jadi Teroris’

  1. Hem,
    sebagai penikmat novel, novel ini mesti saya baca.
    semoga di toko-toko dibogor sudah ada. hehehe

    makasih, ini kunjungan balasan. izin memasang linknya ya pak🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s