Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Muharram


djoko pitono (maspit)

Assalamualaikum wr wb

Ikhwah fillah rahimakumullah.
Diawal tahun 1431 H ini, pada bulan muharram marilah senantiasa kita perbaharui dan tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Disaat saudara kita kaum muslimin di beberapa negara seperti Iraq, Afghan, Moro (Philipina), Patani (Thailand) dan Palestina, Papua, Jawa Barat, Sumatera Barat dsb sedang mengalami ujian fisik dan mental berjuang mempertahankan eksistensi keimanan dan ketauhidan kepada Allah SWT. Berjihad menyerahkan jiwa, raga, harta & keluarga mereka di jalan Allah (fisabilillah) dan tertimba musibah gempa bumi.

Marilah kita senantiasa membantu mereka dengan harta yang kita miliki dan mendoakan untuk kemenangan Islam baik setelah sholat fardu & sunah maupun dalam qiyamullail (tahajjud) kita. Semoga Allah SWT menerima korban-korban yang meninggal sebagai para syuhada jihad fi sabilillah, amin. Sehubungan dengan datangnya bulan muharram, maka disunnahkan bagi kita umat islam untuk meningkatkan keimanan & ketaqwaan serta meninggalkan kezhaliman.

Berikut kami sampaikan hadits keutamaan puasa di bulan muharram. Sebuah hadits Abu Qatadah Radiyyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Sallallahu alaihi Sallam bersabda : “Aku berdo’a pada Allah bahwa puasa pada hari Asyura dapat menebus dosa tahun yang lalu.” Riwayat Imam Muslim, Al-Jami’-Us-Sahih II/2602. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang puasa Asyura, maka beliau menjawab: “Ia menghapuskan dosa tahun yang lalu.” (HR. Muslim (1162), Ahmad 5/296, 297). Ibnu Abbas menyatakan : “Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada suatu hari karena ingin mengejar keutamaannya selain hari ini (Asyura’) dan tidak pada suatu bulan selain bulan ini (maksudnya: Ramadhan).” (HR. al-Bukhari (2006), Muslim (1132)). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah bulan Allah yang bernama Muharram. (HR. Muslim,1163). Juga, “Abu Hurairah Radiyallahu Anhu meriwayatkan Rasulullah Sallallahu alaihi wa Sallam bersabda : ” Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat yang paling utama sesudah salat fardlu adalah salat malam.” HR Muslim II/2611. Dalam hadits disebutkan bahwa para sahabat berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : “Wahai Rasulullah! sesungguhnya Asyura’ itu hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani”, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tahun depan insya Allah kita akan puasa (juga) pada hari yang kesembilan.” (HR. Muslim (1134) dari Ibnu Abbas).

Tanggal 9 Muharram 1431 H akan bertepatan pada hari sabtu tanggal 26 Desember 2009, dan tanggal 10 Muharram 1431 H bertepatan pada hari minggu tanggal 27 Desember 2009. Jadi hari2 tsb bertepatan dengan hari libur (sabtu-minggu), sungguh bertambah berat juga tantangan melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Alloh melimpahkan kekuatan lahir-batin agar kita mampu meraih keutamaan di hari2 itu. Wallohu A’lam Bishshowab.

2 thoughts on “Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Muharram

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s