UN Tak Jamin Bebas Kecurangan


Posted on Desember 21, 2009 by LCC Universe
Quantcast

// <![CDATA[//

Selama ini penyelenggaraan ujian nasional (UN) tak lepas dari tindak kecurangan. Dan, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh pun mengakui hal tersebut.

Namun dia pun tak bisa menjamin jika sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional, lantas bebas dari kecurangan.

”Siapa yang bisa menjamin?” katanya, di sela-sela acara Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikatan Alumni Universitas Diponegoro, Sabtu (19/12).

Dia mengemukakan jika tindak kecurangan yang dipersoalkan, maka harus diminimalkan. Caranya tak lain dengan mengubah proses pembuatan soal. ”Kalau itu masih kurang maksimal, ya proses pengawasan yang diubah,’’ katanya.

Dia meminta berbagai kalangan tak lagi mempertentangkan tujuan penyelenggaraan ujian nasional. Terutama, jika dikaitkan dengan fungsi ujian nasional sebagai penentu kelulusan atau standar nasional.

”Kalau bisa dilakukan secara bersamaan, kenapa tidak? Apalagi ketika hasil ujian nasional bisa digunakan untuk memetakan proses penyelenggaraan pendidikan di daerah,’’ kata dia.

Dia mengemukakan sejarah penyelenggaraan ujian secara nasional sudah dimulai sejak masa kemerdekaan hingga tahun 1971 yang dinamakan ujian negara. Namun saat itu tingkat kelulusan sangat rendah dengan persentasi antara 30% dan 40%.

Selanjutnya, penyelenggaraan ujian nasional digantikan dengan ujian sekolah dengan persentasi kelulusan menjadi 100%.

”Penyelenggaraan ujian berubah lagi menjadi evaluasi belajar tahap akhir nasional (ebtanas). Itu merupakan kombinasi antara ujian negara dan ujian sekolah,’’ tutur dia.

Hal itu, kata dia, menunjukkan perbaikan terhadap kebijakan pemerintah berkait dengan penyelenggaraan ujian secara nasional. Tak tertutup kemungkinan kelak terus diperbaiki berdasar hasil evaluasi, termasuk melibatkan perguruan tinggi.

Keterlibatan perguruan tinggi dalam penyelenggaraan ujian menjadi salah satu upaya agar hasil ujian nasional SMA bisa dimanfaatkan dalam penerimaan mahasiswa baru. ”Keterlibatan itu akan dilakukan secara bertahap, termasuk dalam pembuatan soal,’’ ujar dia.

Dikutip dari Suara Merdeka, 21 Desember 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s