10 Cerita Mencengangkan di Facebook (1)


Ada yang diceraikan lewat Facebook, ada pula yang diselamatkan Facebook.
Selasa, 22 Desember 2009, 12:18 WIB
Elin Yunita Kristanti
(digiactive.org)

VIVAnews – Situs jejaring sosial, Facebook sudah mendunia. Tak hanya bisa merajut hubungan yang telah bertahun-tahun putus, Facebook juga menyimpan ribuan cerita unik.

Berikut ini 10 cerita unik yang terjadi gara-gara Faceebook:

1. Foto keluarga di Facebook dicuri dan dipakai dalam iklan di belahan dunia lain

Foto keluarga di Facebook jadi foto iklan

Hati-hati memasang foto-foto pribadi di laman jejaring sosial. Bisa-bisa foto tersebut disalahgunakan. Seperti yang terjadi pada foto keluarga Danielle Smith.

Foto yang digunakan sebagai kartu natal dalam blog dan sejumlah laman jejaring sosial, termasuk Faceebook dijadikan gambar iklan di belahan dunia lain.

Penyalahgunaan terbongkar saat seorang rekan keluarga Smith berkendara di prague, ibu kota Republik Czech, yang terletak di Eropa Tengah.

Foto keluarga Smith, lengkap dengan senyum lebarnya, dipasang di sebuah jendela toko bahan makanan Eropa di Prague.

“Foto yang terpasang di jendela toko kelontong adalah foto natal keluarga kami,” kata Danielle Smith, yang tak pernah merasa mengijinkan foto itu dijadikan iklan.

Sebaliknya, Mario Bertuccio, pemilik toko Grazie di Praha, mengatakan foro yang dia pasang berasal dari internet, dan dia mengaku tak tahu bahwa foto itu milik keluarga asli.

2. Seorang perempuan kehilangan tunjangan cuti sakit gara-gara fotonya terpasang di Facebook.

Berpura-pura sakit, itu artinya harusmenjauhi keramaian, termasuk menhindari nampang di internet.

Seorang perempuan asal Quebec yang mengaku sakit menahun kehilangan tunjangan asuransi, gara-gara memasang foto liburannya di  pantai di laman Facebook.

Satu setengah tahun lalu, Nathalie Blanchard, didiagnosa mengalami depresi dan berhenti dari pekerjaannya di IBM di Bromont. Perusahaan asuransi Manulife tiap bulannya mengirimkan tunjangan kesehatan kepadanya.

Namun, gara-gara foto berbikini di pantai yang dipasanganya di Facebook, Blanchard kehilangan klaim asuransinya. Sebab, Manulife mengatakan fotonya membuktikan dia tak lagi depresi.

Sebaliknya, Blanchard mengatakan dia telah melaporkan kepada Manulife soal kunjungannya ke pantai itu. Kata dia, bersenang-senang merupakan bagian dari terapi depresinya.

3. Pengantin pria meng-update status Facebooknya di altar perkawinan.

Pengantin pria meng-up date status di depan altar
Dalam perkawinan di Barat, biasanyta ditutup dengan ciuman pengantin. Namun, tidak demikian dengan pasangan Dana Hanna dan Tracy Page.

Hanna justru mengambil telepon genggamnuya dan menupdate status hubungannya dalam Facebook dan Twitter. Mendeklarasikan bahwa dia baru saja menikah. Hanna bahkan meminta sang istri yang baru saja dinikahinya untuk melakukan hal yang sama.

“Berdiri di altar bersama @Tracy Page, yang satu detik lalu menjadi Istri saya! Ini saatnya mencium pasangan,” tulis Hanna dalam statusnya.

4. Seorang suami menceraikan istrinya lewat Facebook.

Menceraikan istri lewat Facebook

Emma Brady (35) mengetahui perkawainan yang dia jalani enam tahun dengan Neil Brady berakhir setelah suaminya mengumumkan statusnyta di laman jejaring sosial Faceebook.

“Neil Brady telah mengakhiri perkawinannya dengan Emma Brady,” tulis sang suami di Facebook.

Emma yang tak pernah memperhatikan status  suaminya di laman jejaring sosial, kaget setelah seorang temannya di Denmark menelepon untuk memastikan kondisinya baik-baik saja.

Yang membuat sakit hati, berita putusnya perkawinan telah tersebar di internet, sebelum suaminya memberitahukan keputusannya itu.

5. Selamat dari sangkaan perampokan gara-gara Facebook.

Tulisan di facebook jadi alibi kasus perampokan

Rodney Bradford tak pernah mengira tulisan remeh-temehnya di Facebook, salah satunya “Dimana panceke-ku” yang dia tulis Sabtu 17 Oktober pukul 11.49 menyelamatkan nasibnya.

Pesan yang dia kirim dari apartemen ayahnya di Harlem menyelamatkan pria 19 tahun itu dari sangkaan perampokan. Apa yang dia tulis di facebook menjadi alibinya.

Pengacaranya, Roberts Teuland mengatakan pada jaksa, Lindsay Gerdes soal status facebook Bradford, yang dibuat pada saat yang hampir bersamaan dengan waktu perampokan.

Jaksa wilayah lalu memverifikasi bahwa status facebook benar ditulis dari 71 West 118th Street di Harlem, apartemen ayah Bradford. Sangkaan itu akhirnya gugur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s