Willi Diminta Mengaku Diperintah Hadiatmoko


Sebagaimana diketahui, saat itu Wakabareskrim dijabat Inspektur Jenderal Hadiatmoko.
Selasa, 29 Desember 2009, 11:16 WIB
Arry Anggadha, Eko Huda S
Sidang Pembunuhan Nasrudin : Wiliardi Wizard (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)

VIVAnews – Istri Williardi Wizar, Novarina Williardi menegaskan suaminya pernah diminta mengaku diperintah oleh Antasari untuk membunuh Nasrudin. Dia mengaku permintaan itu dilakukan oleh Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

Sebagaimana diketahui, saat itu Wakabareskrim dijabat Inspektur Jenderal Hadiatmoko.

Keterangan Nova tersebut diungkapkan ketika memberikan kesaksian dalam persidangan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain dengan terdakwa Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 29 Desember 2009.

Nova menjelaskan, saat dirinya ingin membesuk Williardi pada tanggal 30 April 2009 di tahanan Bareskrim Mabes Polri, dia dihambat oleh petugas. Saat itu, kata dia, petugas mengatakan Williardi sedang menerima tamu. Setelah berhasil masuk, lanjut dia, ternyata tamu tersebut sudah pulang. “Lalu saya tanyakan siapa tamunya. Dia menjawab Wakabareskrim,” kata dia.

Lalu Nova kembali bertanya kepada Willi tentang apa yang dibicarakan dengan Wakabareskrim tersebut. “Dia bilang kalau saya disuruh mengaku diperintah Antasari,” kata Nova menirukan jawaban Williardi.

Saat itu, lanjut dia, Willi langsung mencium kaki Nova. “Dia bersumpah tidak melakukan itu,” kata dia.

Selain mendapat permintaan dari Wakabareskrim, Nova mengatakan Williardi juga diminta oleh Direktur Penyidikan Polda Metro Jaya untuk mengaku mendapat perintah dari Antasari.

Selain itu, Novarina juga mengatakan dirinya dipersulit dalam membesuk Willi di tahanan. Dia mengatakan sulit membesuk Williardi setelah suaminya dipindahkan dari tahanan Polda Metro Jaya ke tahanan Bareskrim Mabes Polri. “Terdapat tulisan yang bunyinya barang siapa yang menjenguk Williardi harus seizin Wakabareskrim,” kata dia.

Kasus pembunuhan Nasrudin menyeret sejumlah nama pejabat seperti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Antasari Azhar, mantan Kapolres Jakarta Selatan Williardi Wizar, serta dua pengusaha papan atas yaitu Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan.

Nasrudin ditembak usai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00, Sabtu 14 Maret 2009. Ia tewas 22 jam kemudian dengan dua peluru bersarang di kepalanya.

• VIVAnews

3 thoughts on “Willi Diminta Mengaku Diperintah Hadiatmoko

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s