Yang Unik A. 40 Jarum di Dalam Tubuh Bayi


Kali ini penulis akan memuat satu halaman kedepannya dengan judul Unik.  Untuk kesempatan kali ini penulis masukkan judul unik sebanyak 5 yaitu:
1. 40 Jarum di Dalam Tubuh Bayi
2. Nenek Usia 100 tahun Ikut Terjun Payung
3. Tukang Pamer Payudara Celaka dan Kena Denda
4. Domba Bertanduk Empat Aset Wisata
5. Orang Utan Pukau Pengguna Face Book
Selamat menikmati dan jangan lupa komentarnya.
Jumat, 18 Desember 2009, 05:26 WIB

BRASILIA–40 jarum ditemukan di dalam tubuh seorang balita di Brasil, polisi menyebut ayah tirinya dengan sengaja memasukan jarum-jarum tersebut dengan tujuan ”ilmu hitam”.

Polisi mengatakan Roberto Carlos Magalhaes telah mengaku menusukan jarum jahit kedalam tubuh bocah berusia dua tahun yang saat ini tengah dirawat dalam unit gawat darurat sebuah rumah sakit.

Magalhaes mengatakan wanita simpanannya yang meminta agar dilangsungkan sebuah ritual ilmu hitam untuk membunuh anak tersebut guna membalas dendam terhadap istrinya. Dokter akan berupaya mengeluarkan jarum-jarum itu, beberapa diantaranya sepanjang 5cm.

Balita itu dibawa ke rumah sakit di kawasan utara negara bagian Bahia oleh ibunya dengan keluhan sakit perut dan muntah. Sinar-X menunjukan sejumlah jarum jahit di leher, tubuh dan kaki. Setidaknya satu diantaranya menusuk paru-paru bocah tersebut.

Serangan dendam

Polisi mengatakan Magalhaes mengakui perbuatannya setelah ditangkap. “Dia melakukan itu untuk balas dendam terhadap istrinya,” kata kepala kepolisian Ibotirama, Helder Fernandes Santana, seperti yang dikutip kantor berita AFP. “Wanita simpanannya memintanya untuk membunuh anak tersebut melalui ritual sihir yang mengerikan”, kata Santana.

Ibu anak tersebut mengatakan kepada polisi kalau dia curiga anaknya menjadi korban ilmu hitam setelah dia menemukan benda mencurigakan di dalam rumah tempat dia tinggal bersama Magalhaes yang baru dia nikahi selama enam bulan.

Dokter mengatakan jarum-jarum tersebut akan diangkat, tapi tidak untuk jarum yang menusuk organ dalam, karena hal itu justru akan menyebabkan kerusakan lebih jauh. Mereka mengatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda luka di tubuh anak lelaki itu.

Sejumlah laporan mengatakan anak lelaki itu dalam keadaan yang mengkhawatirkan, tapi sudah mulai membaik sejak dibawa ke rumah sakit hari Minggu lalu. Dokter mengatakan lebih dari 50 jarum dimasukan kedalam tubuh bayi itu, tapi kemudian merevisinya dengan menyebut sekitar 40 jarum. bbc/ahi

B. Nenek Usia 100 Ikut Terjun Payung

RIO DE JANEIRO–Seorang nenek yang berusia 100 tahun di Brazil akan merasakan daya-tarik Bumi dengan cara yang benar-benar baru pada Natal, ketika ia ikut terjun dari satu pesawat untuk menjadi penerjun paling tua di dunia.  Aida Mendes meminta kepada cucunya sebagai hadiah Natal untuk membentu dia mengatur penerjunan yang akan mengantar dia ke Guinness Book of world records, demikian laporan stasiun televisi berita setempat G1, Sabtu.

Setelah mendapat izin dari para dokter dan keluarga tercintanya, Mendes berencana terjun dari satu pesawat di atas kota Macapa, kota besar di negara bagian Amapa di bagian utara negeri tersebut, pada akhir pekan, kata jejaring stasiun televisi itu.”Ini bukan hadiah ulang tahun, ia adalah adalah Natal saya,” kata Mendes, yang mencapai usia 100 tahun pada November, sebagaimana dikutip. “Cucu saya menantang saya, dan saya menjawab, ‘Baik lah’,” katanya.

Mendes, yang masih genit meskipun usianya telah mencapai tiga angka, menambahkan, “Karena saya banyak berolahraga sewaktu masih muda, saya benar-benar dapat mengatakan bahwa saya berusia 100 tahun dengan tubuh 50 tahun.”
Sekarang ia sedang menyiapkan penerjunan dari ketinggian 3.000-4.000 meter di atas permukaan tanah, dan mengukir nama di Guinness Book. ant/AFP/kpo

C. Tukang Pamer Payudara Celaka dan Kena Denda

Kamis, 17 Desember 2009, 16:14 WIB

WELLINGTON–Siapa menggali lubang dia sendiri jatuh ke dalamnya! Itulah yang dialami seorang remaja yang suka memamerkan payudaranya.Perbuatan nekad remaja tersebut di tengah jalan Selandia Baru membuat dia merasakan sendiri akibat dari perbuatannya; seorang pengendara yang tertarik perhatiannya pada ulah gila-gilaan sang remaja putri menabrak dia.

Cherelle Dudfield (18) dengan berani memamerkan bagian tubuhnya kepada pengemudi di kota Invercargill di bagian selatan Selandia Baru, setelah minum-minum pada malam hari bersama beberapa temannya. Ia memamerkan dirinya kepada dua pengemudi mobil dari satu jalur di tengah jalan, ketika “pertunjukan” itu berubah jadi malapetaka. “Saya melihat satu mobil mengarah saya di jalur tengah, jadi saya memutuskan untuk lari dan saya tertabrak,” kata Dudfield kepada pembawa acara program komersial televisi.

Ia dibawa ke rumah sakit tapi hanya menderita luka memar dan beberapa goresan, setelah ia terguling di kap mesin dan kaca depan mobil tersebut. Remaja putri itu pekan ini dinyatakan bersalah oleh satu pengadilan Invercargill melakukan perbuatan tidak seronok dan didenda atas perbuatnnya memamerkan bagian tubuh pada September.
Dudfield mengatakan ia telah mendapat pelajaran dan memiliki pesan buat siapa saja agar tidak melakukan perbuatan nekad seperti yang pernah dikerjakannya.

“Jangan seperti saya, jangan bertindak bodoh, jangan mabuk dan berdiri di tengah jalan dan menggoda orang lain karena rasanya sakit ketika ditabrak,” katanya. ant/FP/kpo

D. Domba Bertanduk Empat Aset Wisata

Jumat, 04 Desember 2009, 11:24 WIB

GARUT–Seekor domba (Aries Opis) bertanduk empat di Kabupaten Garut, dengan kondisi keempat telapak kakinya berjari banyak atau mirip kaki bebek, menarik perhatian warga di Kampung Cikarokrok, Kecamatan Banyuresmi.

Domba jantan berusia dua tahun itu milik Asep Herdiansyah (44) dan istrinya, Ny Empon, warga Kampung Cikarokrok. Asep yang ditemui di rumahnya, Jumat (4/12), mengatakan, domba miliknya itu berbulu belang putih-kopi dan memiliki tiga tanduk berbentuk trisula, serta sebuah tanduk lain tumbuh pada bagian tengah kepala.

Menurut dia, tanduk di pinggir kepala persis di atas kuping, sedangkan dua tanduk sebelah kanan tumbuh berdempetan sehingga sepintas terlihat seperti satu tanduk. “Karena itu, hewan antik ini banyak yang menamainya ‘Domba Trisula’,” ujar Asep yang kerap mengumbar senyum setiap kali domba peliharaannya itu disebut “Trisula”.

Asep dan isterinya mengaku, sejak kecil dombanya terlihat memiliki empat tanduk tetapi mereka tak sempat mengurus secara khusus, karena sibuk memelihara ternak sapi.Padahal, kata Asep, jika benar-benar diurus, dipastikan bentuk tanduk dombanya akan lebih jelas.

Ia menuturkan, pemilik domba sebelumnya sempat datang dan memohon agar domba tersebut bisa dibeli lagi, tanpa menyebutkan alasan jelas, namun Asep menolaknya.

Menurut sesepuh di kampung, lanjutnya, domba langka itu dapat mendatangkan berkah. Bahkan, katanya, dalam beberapa hari terakhir, domba bertanduk empat itu diminta menjadi pejantan bagi beberapa ekor kambing betina di kampungnya.

Aset wisata
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Herman Santoso mengemukakan, hewan berpenampilan aneh tersebut jika dikemas dengan baik dan dilengkapi hasil kajian ilmiah bisa menjadi aset wisata menarik.

Menurut dia, kemungkinan dalam proses pertumbuhannya, domba itu mengalami kelainan genetik sehingga masih diperlukan kajian ilmuwan di bidangnya.

Manajer Taman Satwa Cikembulan, Rudi Arifin SE juga mengaku tertarik untuk mengoleksi domba antik itu sepanjang pemiliknya mau menyerahkan kepada pihaknya.

“Termasuk jenis hewan langka yang dilindungi lainnya, pihak Taman Satwa senantiasa bisa menerima, memelihara dan menyelamatkannya, apabila ada penyerahan pula dari pemilik hewan itu. ant/taq

E.Orang Utan Pukau Pengguna Facebook

Jumat, 04 Desember 2009, 05:32 WIB

WINA – Seekor Orang Utan mendapatkan pujian oleh ribuan pengguna situs jejaring sosial Facebook atas foto-foto jepretannya sendiri. Orang Utan bernama Nonja berusia 33 tahun tersebut memotret kehidupan sehari-harinya di Kebun Binatang Wina.

Foto-foto hasil jepretan Nonja dengan kameranya sendiri itu, menarik perhatian banyak orang sejak pihak kebun binatang meluncurkannya secara online melalui Facebook, pada Rabu (3/11). Pujian terus disampikan, meskipun tak sedikit foto yang diambil Nonja buram dan buruk secara komposisi.

Nonja menjepret semua aktivitas yang dilakukannya di kebun binatang. Seperti saat dia memanjat tali, makan, ataupun ketika sedang bermain dengan teman sesama Orang Utannya, shaggy si bulu merah. Meskipun menuai banyak pujian, namun sang fotografer sangat tidak tertarik atas hasil fotonya.

“Tentu saja si kera tidak peduli tentang foto-foto yang diambilnya sendiri, foto-foto itu hanya produk sampingan yang tidak disengaja,” kata juru bicara Kebun Binatang Wina, Gerhard Kasbauer. Menurut Gerhard, mereka hanya tahu bahwa ketika mereka menekan tombol, kismis keluar dari kamera yang diberikan pihak kebun binatang kepadanya itu.

Ide pemberian kamera kepada Nonja tersebut dilakukan Kebun Binatang Wina sebagai proyek untuk membantu menjaga Nonja dan ketiga teman-teman kera berbulunya. Dengan kamera tersebut, pihak kebun binatang berharap, para Orang Utan tersebut bisa terhibur di kandang mereka karena memiliki mainan yang menarik.  Foto-foto Nonja dapat diakses melalui link berikut : http://www.facebook.com/pages/Nonja/190010092116.– reuters/c09/ahi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s