Hebat, Siswa Indonesia Pertahankan Tradisi Emas di Olimpiade Fisika


Republika OnLine

Ahad, 25 Juli 2010, 09:47 WIB

Hebat, Siswa Indonesia Pertahankan Tradisi Emas di Olimpiade Fisika!

Tim Olimpiade Fisika Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Luar biasa. Lima siswa Indonesia yang dikirim ke ajang Olimpiade Fisika atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-41 di Zagreb, Kroasia, 17-25 Juli, berhasil menyabet empat medali emas dan satu perak.

Pelajar yang menyumbang emas adalah Muhammad Sohibul Maromi (SMAN 1 Pamekasan, Madura), Christian George Emor (SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, Sulawesi Utara), David Giovanni (SMAK Penabur Gading Serpong, Banten),  dan Kevin Soedyatmiko (SMAN 12, Jakarta). Sedangkan medali perak berhasil diraih oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (SMAN 1, Yogyakarta).

Prestasi ini jauh lebih baik dibanding ajang Olimpiade Fisika ke-40 di Merida Yucatan, Meksiko, 2009 yang lalu.  Saat itu, delegasi siswa Indonesia merebut satu medali emas, dua medali perak, dan satu perunggu.

Hasil empat medali emas dan satu perak ini, hampir menyamai prestasi terbaik sebelumnya pada ajang Olimpiade Fisika ke-37 di Singapura. Saat itu siswa Indonesia tidak hanya berhasil menyabet 4 medali emas, namun juga meraih predikat ‘Absolute Winner’ atas nama Mailoa Jonathan Pradana (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta). Tapi yang terpenting lagi, pelajar Indonesia berhasil mempertahankan tradisi emas di setiap ajang Olimpiade Fisika.

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG, BANTEN–Tim pelajar Indonesia pada “13th Primary Mathemtatics World Contest” (PMWC) di Po Leung Kuk, Hong Kng, 10-14 Juli 2010, tampil sebagai juara dan berhasil meraih satu medali emas dan empat medali perak.

PMWC merupakan ajang kompetisi matematika tingkat dunia yang diperuntukkan bagi siswa dengan jenjang grade 9 atau tingkat SD hingga SMP. Tahun ini, PMWC diikuti 176 siswa yang terdiri atas 44 tim dari 14 negara, yaitu Bulgaria, China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Macau, Filipina, Rusia, Singapura, Afrika Selatan, Taiwan, Thailand, dan AS.

“Tahun 2010 ini untuk keempatkalinya Indonesia mengikuti PMWC. Prestasi yang diraih tim Indonesia tahun ini memang menurun dalam perolehan medali, karena tahun lalu Indonesia berhasil meraih empat medali emas, namun ada di peringkat dua,” kata Direktur Pembinaan TK/SD Kemdiknas, Mudjito, saat menyambut kepulangan tim di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Rabu (14/7) malam.

Menurut Mudjito, penurunan prestasi itu bukan karena kemampuan siswa yang kurang, melainkan karena mekanisme penjurian tahun ini berbeda dengan tahun lalu, serta standar penilaian kompetisi tahun ini lebih tinggi. Ia menjelaskan, penjurian tahun ini mewajibkan setiap peserta harus meraih nilai sempurna dalam 15 tantangan yang diberikan, berbeda dengan kompetisi tahun lalu yang dihitung berdasarkan pencapaian tertinggi.

Dikemukakan, tidak hanya Indonesia yang mengalami penurunan prestasi, tapi hampir semua kontingen mengalaminya.”Kami jelas akan melakukan evaluasi, karena kompetisi ini mengharuskan setiap kontestan meraih nilai sempurna. Saya kira semua kontingen negara lain pun akan melakukan evaluasi yang sama,? kjata Mudjito.

Tim Indonesia terdiri atas empat siswa, yakni Nicholas Steven Husada (siswa SD Universal Jakarta Utara), Rezky Arizaputra (SD Al-Azhar Rawamangun, Jakarta), Agasha Kareef Ratam (SDI Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta), dan Stanley Orlando (Santa Ursula Jakarta Pusat). Keempat siswa tersebut masing-masing meraih medali perak untuk kategori Individual Contest, dan meraih satu medali emas untuk kategori Team Contest.

Sementara itu deputy team leader Indonesia, Lukita Ambarwati menyatakan, tim Indonesia telah bekerja maksimal. “Memang standar penilaiannya ditingkatkan, ditambah lagi tahun ini lawan-lawan yang harus dihadapi lebih tangguh,” kata dosen UNJ ini.

Namun menurut Lukita, tim Indonesia masih bisa disebut berprestasi, mengingat Indonesia baru empat kali mengikuti lomba ini, dan hanya mendapatkan jatah untuk mengirimkan satu tim.

Red: Krisman Purwoko
Sumber: ant

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s