Hadad Alwi Sesalkan Penyusupan Misi Agama Lain di Lagunya


Rabu, 13 Oktober 2010, 18:59 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–pelantun lagu-lagu rohani Islam, Hadad Alwi, mengaku geram. Ia sangat kecewa dengan masuknya misi dari agama lain yang ada di dalam kepingan VCD (video compact disk) bajakan  untuk albumnya yang berjudul Muhammad Nabiku.

Hadad khawatir pola semacam ini sengaja dilakukan untuk memicu konflik antarumat beragama di Indonesia. ”Saya khawatir tujuannya memang seperti itu. Saya juga sangat menyangkan ulah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ini,” kata Hadad di Jakarta, Rabu (13/10) sore.

Perihal penyusupan lirik lagu dari agama lain itu, Hadad mengaku belum mengeceknya. Namun, ia sudah mendapatkan banyak kabar dari rekan-rekannya.

Ia mengaku belum ada rencana melepas VCD yang berisi materi dari album Muhammad Nabiku. Rencananya baru minggu depan pihak Falcon –perusahaan rekaman yang menaungi Hadad Alwi– memulai proses syuting untuk album terbaru Hadad Alwi tersebut.

Dari sembilan lagu, Hadad menjelaskan, pada syuting pekan depan itu akan dilakukan pembuatan video klipnya sebanyak delapan lagu. Satu lagu lainnya sudah lebih dulu dibuat sebagai materi promo sebelum Ramadhan lalu.

Hadad juga menampik tudingan, bahwa hadirnya materi bajakan itu sebagai promo awal untuk mengangkat albumnya. ”Justru (hadirnya bajakan) ini sangat mengecewakan kita karena tujuan kami membuat album Muhammad Nabiku ini adalah untuk mendidik anak-anak muslim. Nah hadirnya ini tentu sangat bertolak belakang dengan tujuan kami,” ujarnya.

Sementara itu Falcon masih belum memberikan konfirmasinya terhadap insiden pada album Hadad Alwi ini. HB Naveen, eksekutif produser dari PT Falcon, belum memberikan tanggapan.

Red: Arif Supriyono
Rep: M Akbar

.

Astaghfirullah, VCD Bajakan Haddad Alwi  Ditumpangi Tulisan

VCD Hadda Alwi yang Dibajak

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG–Bukan rahasia lagi, video compact disc (VCD) Haddad Alwi dan Anti & Vita dibajak dan dijual di kaki lima dengan harga jauh di bawah harga resmi. Namun kini, versi bajakan itu diselipi tulisan “JESUS” pada album Muhammad Nabiku dan beredar bebas di kota Bandar Lampung.

Penelusuran Republika di sejumlah pasar tradisional Bandar Lampung, Rabu (14/10), semua pengecer VCD, MP3, dan DVD, menjual VCD bajakan Haddad Alwi. Pada album terbaru ini gambar latar belakang lagu nomor dua judul Muhammad Nabiku, terlihat seorang tua bersama seorang anak mengajarkan tulisan kaligrafi huruf Arab.

Orangtua bersorban ala Arab tersebut menuliskan dengan tinta kaligrafi bertuliskan Muhammad dalam tulisan Arab. Namun, di pengujung lagu atau menit 3:38, tampak seorang anak menuliskan kata-kata JESUS dengan tinta hitam, pada anak tersebut terlihat sebelumnya belajar kaligrafi Arab bukan huruf latin. Album ini menyita space disc sebesar 39.183 kb.

Haris, penjual VCD bajakan di bawah Pasar Bawah persisnya di bawah Pasar Ramayana, mengatakan dirinya mendapatkan semua VCD bajakan dari agen yang ada di Lampung. “Kami tidak tahu (isinya), pokoknya kami hanya menjual saja, isinya kadang-kadang kami tidak perhatikan,” kata Haris.

Pemantauan Republika hingga sore ini belum ada tindakan apa pun terhadap VCD bajakan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s