5 Pemain Muslim Selamatkan Prancis


Selasa, 12 Juni 2012, 02:12 WIB
Reuters
Koneksi Pemain Muslim Selamatkan Prancis
Berawal dari umpan Franck Ribery, Samir Nasri melepaskan tembakan keras yang merobek gawang Inggris. Dalam laga perdana babak penyisihan Grup D Piala Eropa 2012, Prancis harus puas berbagi angka dengan Inggris setelah ditahan imbang 1-1, Senin (11/6) malam

REPUBLIKA.CO.ID, DONETSK — Koneksi punggawa Muslim di skuat Timnas Prancis, berhasil menyelamatkan tim ‘Ayam Jantan’ dari terkaman ‘Tiga Singa’ Inggris saat keduanya bersua di partai perdana Grup D Piala Eropa 2012, Senin (11/6) malam WIB. Dalam laga yang digelar di Donbass Arena, Donetsk, Ukraina, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.

Prancis dan Inggris menghidangkan pertandingan kelas atas kepada para pecinta sepak bola dunia. Namun, dalam laga tersebut, Prancis tampil lebih mendominasi. Tanpa mengecilkan peran pemain Prancis lainnya, kunci Les Blues membombardir barisan pertahanan Inggris karena para pemain Muslim yang dimiliki juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 tersebut.

Tercatat ada lima pemain Prancis beragama Islam yang diturunkan pelatih Laurent Blanc. Mereka di antaranya, Alou Diarra, Karim Benzema, Samir Nasri dan Franck Ribery. Hatem Ben Arfa yang menggantikan Yohan Cabaye di menit ke-84 melengkapi ‘pandawa’ pemain Muslim di skuat negeri Napoleon tersebut.

Prancis tertinggal lebih dulu lewat gol bek Inggris, Joleon Lescott. Tandukannya sukses merobek jala Hugo Lloris di menit ke-30 setelah memanfaatkan umpan terukur Steven Gerrard.

Setelah itu, Inggris memperagakan strategi ‘parkir bus’ dengan menempatkan hampir semua pemainnya di lini pertahanan dan hanya mengantung satu atau dua penyerang. Sementara Prancis lewat trisula Nasri-Ribery-Benzema berulangkali menggempur barisan pertahanan the Three Lions yang bisa dibilang bermain negatif football.

Bak sebuah batu karang yang perlahan-lahan terkikis digerus hantaman ombak, gawang Inggris akhirnya bobol juga. Hebatnya, gol tersebut tercipta berkat telepati duo pemain Muslim Prancis, Nasri dan Ribery. Usai menerima umpan dari Ribery, Nasri melepaskan sepakan keras yang meluncur deras menghujam gawang Inggris yang dikawal Joe Hart. Gol playmaker Manchester City di menit ke-39 itu mengantarkan Nasri didapuk menjadi Man of the Match dalam laga tersebut.

Pascagol tersebut, keagresifan para pemain Prancis semakin menggila. Keganasan para pemain Prancis terbukti membuat barisan belakang Inggris yang dikomandoi John Terry dkk kerepotan. Seperti dinukil dari UEFA.com, catatan statistik membuktikan, Prancis membukukan 19 kali tembakan dengan 15 kali tepat mengarah ke gawang, berbanding tiga tembakan yang dilakukan para punggawa Inggris dengan hanya satu kali yang meluncur ke mulut gawang Prancis.

Dari segi pengusaan bola, Prancis juga masih unggul dari Inggris, dimana Les Blues tercatat mengumpulkan 61 persen, sementara the Three Lions hanya mendulang 39 persen. Beruntung Inggris memiliki kiper sekelas Joe Hart, yang malam itu tampil cemerlang dan mampu menyelamatkan beberapa tembakan prajurit Prancis.

Hasil seri itu memperpanjang rekor Inggris yang tak pernah menang dalam laga perdana di pentas Piala Eropa. Dari delapan keikutsertaan di Euro, Inggris menyudahinya dengan empat hasil imbang dan empat kali kalah.

Hasil imbang ini membuat Prancis dan Inggris sementara menempati posisi satu dan dua di klasemen sementara Grup D, menyusul pertandingan Swedia kontra tuan rumah Ukraina yang baru digelar, Selasa (1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s